Airsoft Gun disita di dalam mobil

Airsoft Gun disita di dalam mobil

Sementara itu, Kepala Komisaris Polisi Metro Jakarta Selatan, Budhi Herdi Susiantto, mengatakan experiencereign bahwa penyelidikan telah dilakukan dengan mencari mobilnya. Setelah pencarian, bukti Airsoft Pistol ditemukan bahwa IR ditunjukkan selama insiden itu.

Akibatnya, para penyelidik bertanya lebih banyak dan pencarian tersangka IR dan termasuk pencarian, khususnya pencarian di dalam mobil dan ditemukan bahwa senjata akan digunakan pada saat pelanggaran kriminal di VB Cafe. Yaitu senjata senjata airsoft dengan jenis baretta, “katanya.

Budhi mengatakan, alasan mengapa IR datang ke kopi yang mengaku sebagai anggota Kepolisian Nasional, bahkan jika bukan itu masalahnya. Selain itu, IR telah mengakui bahwa ia telah membawa Airsoft Gun untuk menjaga dirinya sendiri.

Karena itu dia khawatir karena dia mengaku sebagai anggota Kepolisian Nasional dengan pangkat Kombes, tetapi pada kenyataannya, ya juga alasan untuk melindungi dirinya sendiri sehingga orang yang bersangkutan membawa senjata seperti senjata api ternyata menjadi senjata udara, ” dia berkata.

Budhi sejauh ini telah menambahkan kelompoknya untuk mengeksplorasi bisnis. Termasuk asal -usul senjata meriam airsoft yang dibawa oleh IR.

“Oleh karena itu kami berasal), kami akan melakukan perkembangan berikutnya. Karena perselingkuhan ini juga memiliki viral dan kami datang untuk mendapatkannya, yang berarti itu terjadi kemarin malam. Dan ini selalu mendalam untuk asal dan pengguna Di jenis pistol airsoft, “katanya.

Selain menyita senjata dengan Canon Airsoft, polisi menyita bukti lain. Di antara mereka adalah pistol mainan yang dibawa oleh IR selama diskon, sendi dan disk flash.

Saat ini, AAR dan IR diperoleh dari Jakarta South Metro Police. AAR ditangkap karena mengalahkan korban. Sementara IR ditangkap karena memiliki senjata senjata airsoft dan menunjukkannya.

Tersangka AAR didakwa berdasarkan Pasal 351 KUHP yang mengancam akan hukuman 2 tahun dan 8 bulan. Sementara tersangka IR didakwa dengan undang -undang darurat atas hukuman maksimum 20 tahun penjara.